Postingan

Anticrepuscular: #5 Memulai Kembali

Gambar
  Gresik, 13 September 2023 Lagi-lagi di bulan september Dari musim hujan kembali lagi ke musim kemarau.  september tahun lalu, aku masih berada di sumatera selatan, akhir bulan oktober aku mulai berkeliling indonesia bagian barat, mulai dari subang-bangka-belitung-bengkulu empat kota aku lalui hingga awal bulan desember, tepat tanggal 5 2022, aku kembali pulang ke kampung halaman di Kota Malang.

Anticrepuscular: #4 Perjalanan Dari Sebuah Kepastian

Gambar
tentang seorang yang aku kagumi, aku berhasil mengajaknya berkenalan, seorang yang aku kagumi sejak lama, rumahnya di ujung jalan. sejak awal aku tahu kita satu kampus, dia mipa aku teknik jaraknya pun tidak terlalu jauh, hanya terpisahkan parkiran motor. aku benar-benat tau dia ketika aku sudah mulai rajin beli sayur pagi karena sebuah keterpaksaan. ada di suatu keadaan aku ketemu dia sedang membantu ibunya berjualan pertama kali aku hanya sekedar menyapa dengan senyum. seiring  berjalannya waktu sebuah keterpaksaan harus beli sayur pagi hari membuatku "ikhlas" hanya karena ingin melihat dia. ada di suatu momen aku cukup bebincang dengannya suaranya lucu, rambutnya bergelombang, senyumnya manis. itu yang kutangkap pertama kali, hal yang selalu berulang-ulang dikepalaku. setelah itu aku sama sekali tidak pernah ketemu dia sama sekali entah kemana, tiba tiba menghilang aja gak pernah ketemu, pikirku yasudahlah tau nama dan pernah berbincang dengannya sudah cukup.

Anticrepuscular: #3 Pengalaman Pertama

Gambar
setahun telah berlalu sibuk pekerjaan dan aktivitas lainnya yang mampu mengalihkan emosiku untuk tidak menulis, selama setahun tahun ini aku kembali dengan beberapa cerita. lalu, tahun ini adalah tahun kedua aku bekerja di kontraktor aku kurang paham episode ke3 ini akan dibawa ke cerita masa kerja atau romantis yang aku lewati selama setahun kebelakang. dimulai dari pekerjaan semua dimulai bulan desember 2020, ketik masa perkuliahan selesai aku menunggu jadwal wisuda, tiba-tiba bapak kandung ku yang kebetulan sudah tidak serumah, menelponku untuk pertama kalinya sejak mungkin ada 3 atau 4 tahun. menawariku sebuah pekerjaan, proyek di suatu kota di jawa timur, sebelum aku menerima aku berdiskusi dengan ibu ku. setelah diskusi dan lumayan debat yang cukup panjang aku menerima dengan syarat dan ketentuan dari diriku pribadi tidak akan menganggap bapakku sebagai bapak di kantor, aku harus menganggapnya sebagai atasan, as a profesional.

Anticrepuscular: #2 Yang Pernah Mengisi Hatiku

Gambar
    Cerita Tentang Siapa yang Pernah Mengisi Hatiku      Perjalan cintaku sebenarnya udah aku lalui mulai aku berada di sekolah dasar tingkat 5, sekitar tahun 2008-2009. Jadi sebenarnya aku adalah anak yang pindahan dari luar kota yang sebelumnya pernah sekolah di Malang, bingung ? oke, jadi tk sampe kelas 4 itu aku sekolah di malang, kemudian pindah ke nenekku selama 6 bulan, karena kendala Bahasa di sekolah aku gak betah sehingga pindah ke malang lagu dengan sekolah yang berbeda. Dengan pindah ke malang lagi terpaksa harus kontrak rumah terlebih dahulu, kebetulan sekali didekat kontrakanku ini terdapat teman sd lamaku yang lumayan dekat.

Anticrepuscular: #1 Keresahan Awal tahun

Gambar
     Keresahan Pertamaku      Masa perkuliahan telah aku lalui, sekarang berada pada fase "what should i do ?", melamar pekerjaan sudah kulakukan dibeberapa perusahaan, ya walaupun masih beberapa waktu lalu, but, yeah i still waiting for the calling right now. I am fully ready. Lucunya pelamar pekerjaan di kondisi seperti ini banyak sekali, dikarenakan banyak sekali lulusan 2020 sehingga banyak saingan dalam melamar disebuah perusahaan, keadaanku pada kondisi ini optimis namun tetap berada pada jalur dan porsinya. Beberapa kali terpikir untuk membangun usaha sendiri mulai dari laundry, buka usaha kopi, thrift shop bahkan sampai membuka lapangan badminton sendiri untuk disewakan. Banyak yang bilang kalau mau buka usaha, mah buka aja yang penting “bondo wani” kalau kata orang jawa. Ya kalo bondo wani mah bisa aja, tapi “bondo duit” (modal uang) yang kurang sehingga susah untuk diwujudkan karena aku sendiri merupakan anak dari keluarga yang biasa saja.

Anticrepuscular: #0 Sebuah Pandangan Baru

Gambar
        Anticrepuscular secara harfiah merupakan fenomena terbelahnya pancaran berkas cahaya matahari yang tertutup oleh awan atau objek lainnya. Berdasarkan fenomena tersebut aku bisa memaknai bahwa hikmah dari suatu kejadian hidup manusia (positif maupun negatif) tidak selalu tepat berada didepan kita, menurutku sebagai manusia kita harus memiliki pandangan yang luas untuk menghadapi dan menilai sebuah kejadian. Anticrepuscular sendiri nantinya akan membahas tentang pengalaman serta keresahanku yang sudah, sedang atau akan aku alami, dan juga sebagai terapi bagiku untuk menyalurkan emosi yang tidak bisa aku salurkan pada hobi lainnya.     Big thanks!!

Kenangan Manis: Malam Tarawih

Gambar
Malang, oktober 2006 Sawojajar, ba’da isya Apasih yang ditunggu anak kecil ketika waktu puasa selain saat buka puasa ? tentu saja ketika waktu tarawih selain bisa bermain ketika waktu malam bisa juga berkumpul bercanda ria waktu sholat tarawih, tentunya di shaf paling belakang ya.

Kenangan Manis: Paling Berani

Gambar
Malang, SDN Lowokwaru 2, 2007 Ruang kelas 3, setelah pelajaran olahraga     Semua siswa telah berpakaian rapi mengenakan baju merah putih lagi, aku hizqil, husni dan redam berada dibarisan ketiga dan keempat paling ujung dekat pintu. Redam mengeluarkan permen karet merek “WRIGLEY’S DOUBLEMINT”.

Kenangan Manis: Pelajaran Hidup

Gambar
Blitar, 14 Januari 2017 Stasiun kota blitar, hujan sore hari   Waktu itu duduk di peron stasiun, menunggu jadwal kereta untuk kembali ke malang setelah seharian berpetualang di kota Blitar. Yang seharusnya kereta berangkat pada jam lima lewat sepuluh sore, namun kutunggu mulai pukul empat, bukan takut ketinggalan kereta hanya saja sudah tidak ada tempat yang dijamah lagi dan hujan.

Kenangan Manis: Kebahagian Malam

Gambar
Malang, Sawojajar 20 Agustus 2006 Musim panas, selepas maghrib     Listrik padam merupakan hal yang paling menjengkelkan buatku yang berumur delapan tahun waktu itu. Gelap merupakan hal yang paling menakutkan, namun tiba-tiba dari halaman rumahku. “Pan, ayo keluar kita main”, seru Irul. Irul merupakan sahabatku, dia asli tinggal disini, dan aku merupakan pendatang waktu itu, yaaaa aku pindah ke sawojajar ketika aku berumur tiga tahun. Irul merupakan anak pertama yang kutemui waktu itu, dia anak yang periang walaupun sering berbohong dan menjadikanku tumbal dengan kepolosanku.

Bayang Kecil : Sekumpulan Mimpi (end)

Gambar
“kriiiiiing” bel pulang sekolah berbunyi, “Alhamdulillah” serentak satu kelas berucap seperti itu termasuk aku juga, karena hari ini adalah hari terakhir aku uas semester dua atau disebut ulangan kenaikan kelas. Semua sudah lupa dengan kesulitan pelajaran yang mereka hadapi mereka sudah berbincang-bincang mengenai “liburan ingin kemana ?” dan kata-kata “ayo main” terus terdengar di telingaku, aku hanya mengiyakan kata-kata mereka, karena biasanya aku hanya mudik ketika hari raya idul fitri, ataupun kalau ada tanggal merah yang lumayan panjang pergi ke taman bermain atau semacamnya.

Bayang Kecil : Amarah Sahabat

Gambar
Malam minggu kali ini cerah, terlihat begitu banyak bintang di langit, aku sedang menunggu Irul dan Gozali menjemputku untuk diajak bermain petak umpet seprti biasanya di pos dekat masjid. “yaan riyan ayook main” teriak Irul “oke-oke bentar ya aku ijin dulu” jawabku, aku masuk ke dalam rumah untuk ijin, Tak lama aku keluar lagi “ayo lets go !!” ajakku, Saat di jalan menuju pos, “kamu kenapa goz ? kok murung gitu ?” tanyaku, “gak papa kok santai aja” jawab gozali, namun dari wajahnya yang menampakkan senyuman yang palsu yang menandakan bahwa dia lagi ada masalah,

Bayang Kecil : Kembalinya Bintang

Gambar
Sore ini kami bertujuh minus Irul akan main bola lawan kampung sebelah, namun kekhawatiran dari kami adalah kalah melawan mereka dan itu adalah hal yang memalukan karena setiap ada Irul kami selalu menang. Sebelum sore hari tepatnya setelah pulang sekolah aku langsung makan siang dan pergi ke kamar untuk tidur siang, aku tidak pernah belajar siang karena malam sudah aku maksimalkan. (Ketika sore hari) “yan.. riyaan” Gozali dan lainnya memanggilku, aku sontak langsung terbangun dan langsung menuju kamar mandi untuk membasuh muka agar tidak terlihat mengantuk.

Bayang Kecil : Kehilangan Berarti

Gambar
Hari jumat pagi... Bel sekolah berdering tetapi kawanku bernama Irul belum juga menampakkan diri. Ku tinggal tadi dia di pos karena biasanya juga kita berangkat ber lima tetapi karena lama kita terpaksa meninggalkan dia. Kukira dia bakal kesiangan atau bolos sekolah karena ada pelajaran mat hari ini tetapi biasanya dia kembali bersemangat ketika jam olahraga dimulai. Aku juga sama seperti Irul sangat tidak suka dengan pelajaran matematika namun ya mau gimana lagi ini sudah menjadi kewajiban seorang pelajar. Berjalan tigapuluh menit, Pak Samat, satpam sekolahku mengetuk pintu, *toktok* “permisi”

Bayang Kecil : Mati Lampu

Gambar
Ketika aku dan kedua orang tuaku sedang berkumpul asyik nonton acara tv di tv, kevetulan acaranya komedi kita bertiga tertawa lepas saja menghilangkan penat dunia kerja. Kebetulan waktu itu malam minggu juga jadi acara di tv lumayan bagus. Tapi seketika “pettttt”

Bayang Kecil : Balapan Sepeda

Gambar
Minggu pagi..... Dulu setiap pagi di hari minggu adalah surge dunia bagi anak-anak karena di televisi banyak sekali film kartun dari pagi mulai siang. Sering sekali kita bergantian nonton di rumah temen-temen yang lainnya semisal minggu ini dirumahku, minggu depan di rumah Irul, minggu depannya lagi di rumah Gozali begitulah seterusnya, ini adalah hal yang menyenangkan bagi kami anak kecil. Ketika hari mulai siang dan kita sudah mulai mengantuk. “eh, gimana kalau nanti sore kita main balapan sepeda ?” ajak Irul.

Bayang Kecil : Memancing Ikan

Gambar
“oi nanti mancing yuk !!” ajak Gozali.   “hah ? mancing ? yakin Go ?” tanyaku. “iyalah, sudah ayo alirannya gak deras kok” jawab Gozali “ya tapi kan tetep aja” jawab Irul, baru pertama kali ini aku lihat Gozali sedikit ketakutan, ya kerana anak-anak pergi kesungai adalah hal yang mustahil di ijinkan orang tua, jadi hal seperti ini adalah hal yang harus nekat. “yasudah kalau jadi nanti jam tiga sore ya, kumpul di jembatan” ajak Gozali Setelah itu Gozali pergi pulang kerumah untuk makan siang, tetapi kita yang emang sedang ber-empat “gimana nih ? mincing apa enggak ?” Tanya Irul

Bayang Kecil : Jatuh Terbang

Gambar
Orang-orang bergerombol keluar masjid berusaha mencari alas kaki mereka masing-masing, namun kita anak kecil masih menunggu masjid sepi karena kita tidak ikut sholat, karena ke asyikkan main sebenarnya hal ini tidak pantas ditiru namun ya namanya juga anak kecil yang masih gak tau apa-apa. Setelah hari telah malam, “ayok pulang, udah malem nih” ajak gozali. “iya ayok” jawabku, “oiya besok sore kita main layang-layang di lapangan biasanya ya” cajak Irul, “siap rul” kita menjawab serentak.

Bayang Kecil : Lima Serangkai

Gambar
dulu, awal aku mulai masuk SD dengan harapan mempunyai banyak teman banyak, yang seru-seru dan bersenang bermain-main. Kulangkahkan kaki kecilku dengan dituntun ibuku yang penuh rasa bangga karena ini adalah hari pertama anaknya sekolah di SD, tiba tiba seorang guru datang dan menyapa   “hai namanya siapa ?” 

Bayang Kecil : Bermain Bola

Gambar
“Yaaan riyaaaaan!!!” 7 anak TK memanggil dari luar rumahku “oeey” dengan aku yang masih mengucek-kucek mataku karena bangun tidur siang “ayok kita main bola yan” ajak Gozali “iya ayok, mumpung banyak nih anaknya” ajak Irul “iya iya sebentar mau cuci muka dulu ya” jawabku