Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Kebersamaan yang Tertunda

Seorang anak bernama Kilo dia tinggal bersama ayahnya di sebuah gubuk tua di pinggir pantai. Hari ini genap usianya berumur tujuh tahun, setiap hari dia bangun pagi-pagi hanya untuk merasakan angin pantai yang menghembus, dan sempat juga dia membersihkan daerah rumah dari cumi-cumi, dan seperti biasanya juga dia selalu melihat ayahnya pulang dari arah laut dengan perahu kecil yang berusaha didayungnya menuju daratan. “hai ayah” sapa Kilo, “hai anakku” ayah Kilo turun dan mendekati anaknya, diangkat, dipeluknya Kilo. “Kilo mau makan apa ?” Tanya ayah, “aku mau telur saja yah” dengan cekatan ayah Kilo menyajikan sarapan untuk berdua “bagaimana pekerjaan ayah ?” Tanya Kilo, “iya baik-baik saja seperti biasa” jawab ayah Kilo. “ayah lupa hari ini hari apa ?” Tanya Kilo, ayah memandang sekitar mencari kalender “hehehe ini hari ulang tahunmu kan ?” jawab dengan nada tidak yakin, “iyaaaa ayah ini hari ulang tahun kilo apa ayah lupa ?” dengan nada ngambek, “ya sudah nanti malam ada kejuta...

Telepon Rumah

Kembali pada tahun 90-an dimana telepon sudah banyak digunakan, ya keluarga Pak Gozal membeli telepon   baru yang harganya sangat mahal. “ayo kumpul kesini semua” panggil Pak Gozal kepada keluarga kecilnya yang terdiri dari Istri dan satu anaknya yang sudah remaja, semua senang dengan adanya hp baru ini “wah kebetulan ibu-ibu di perkumpulan juga punya hp semua sebentar ya yah aku minta nomer telpon yang lain”, ketus ibu. Tak kalah juga anaknya “iya besok aku akan minta nomer hp teman-temanku juga” Pak Gozal hanya bisa tersenyum melihat keluarganya yang terlihat bahagia. Pada malam itu semua keluarga memandangi Handphone tersebut sampai sampai mereka lupa dengan makan malam.

Kenangan Ramadhan

Adzan maghrib berkumandang menggema di telingaku, memantul di setiap isi rumah seisi rumah berucap Alhamdulillah, dan memulai memakan hidangan yang tersedia di meja, tidak lupa berdoa dan juga saling bercakap satu sama lain. Ya di bulan Ramdahn kali ini berbeda dari biasanya terjadi di hari liburan sekolah sehingga semua kakakku telah mengumpul karena tidak ada jadwal sekolah yang kebetulan semuanya sekolah di luar kota, senang rasanya ketika semua mengumpul seperti ini bersenda gurau bersama keluarga dan melaksanakan kibadah bersama-sama hangat rasanya. Ketika selesai membatalkan puasa semua beralih ke halaman rumah untuk mengambil sandal masing-masing dan sudah mempersiapkan wudlu mereka seblumnya berangkat menuju masjid yang hanya berjarak beberapa di depan rumah, saling sapa antar tetangga “selamat ramdhan”   “selamat ramdhan” hal seperti inilah yang selalu kurindukan dari bulan yang suci ini. ketika suara takbiratul ikhram terucap dan niat telah kuucapkan disitulah go...

H.E.R.O

   Di suatu planet yang bernama planet Mostar. Ada robot pejuang bernama Kris. Kris yang tak kenal takut dan suka membantu robot lain. Tapi suatu hari Kris menemukan robot yang sedang kesusahan bernama Nal. Lalu Kris bertanya “kenapa kamu kelihatannya kesusahan ?”. Nal pun berkata “aku lagi mencari anjing kesayangganku, bolehkah kamu menolongku”. Kris menjawab “oke aku akan membantumu”. Kris dan Nal pun mencari kemana pun masih belum ketemu lalu dia menemukan goa. Lalu Kris dan Nal masuk untuk menelusuri goa tersebut.

Sepeda Tua (Bagian Kedua) : Jauh Disana

 Keesokan hari Ray memikirkan bagaimana car mendekati Kina dengan cara yang cepat, dia terpikir juga menggunakan sepeda kayuh. Setibanya di sekolah nafas Ray seperti berhenti karena dia juga lama tidak berolahraga dia harus duduk selama beberapa menit dan dia semakin haus Karena lupa tidak membawa minum. Seketika Kina datang “minum ? mau mati ya ?” dengan menawarkan sebotol minum Ray melirik tajam, tetapi sektika luluh karena itu adalah Kina. “gue minta ya ? haus nih” minta Ray, “iya silahkan saja”, jawab Kina. “gimana ? udah baikan ?” , Tanya Kina. “iya lumayan nih, makasih ya”, “lima ribu” minta Kina, “apa ? lima ribu ? mending gue mati aja tadi daripada harus bayar” cetus Ray, “yausdah mati aja sekarang udah untung gue kasih minum, ke wc aja bayar” jawab Kina sambil terkekeh-kekeh. “ini sudah, lunas ya utang gue”, sambil memberikan uang lima ribu meskipun agak heran dengan Kina”. Mereka diam sejenak dan Kina tiba mengulurkan tangan “gue Kina, lu sekelas sama gue tapi gue g...

Sepeda Tua (Bagian Pertama) : Manis Pahit

...Malang, Desember 2006... Dia mengemasi beberapa barang yang menurutnya penting, dengan wajah sangat sedih dan berat hati dia harus meninggalkan rumah kesayangannya dan harus berpindah yang sebenernya juga tidak jauh dari rumah lamanya, mungkin hanya berpindah kecamatan saja. “apa kita harus benar-benar meninggalkan rumah ini ? Bu ?” Tanya Ray kepada Ibunya, “iya nak, kita relakan saja rumah ini, untuk orang lain”. Semua selesai dan Ray menaiki mobil bak terbuka dengan wajah basah meneteskan air mata dia meninggalkan kenangan manis dan pahit kepada rumah masa kecilnya. Tak lupa sahabat-sahabat melambai dari jauh seolah tidak akan pernah bertemu dengannya lagi, memang keluarga Ray tidak memberitahu tetangganya kemana mereka akan pindah rumah.