Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2014

Lima Petualang Kuadran (Bagian 2)

Mereka menuju hutan seram, disana mereka menemukan beberapa macam buah “semuanya hati-hati buah disini tidak semuanya dapat dimakan, ada yang beracun”. Semuanya menjawab “iya kak !!” namun entah kemana Bo pergi, dia menuju buah yang sangat besar dan keliatan sangat lezat, “hmm kliatannya buah ini enak” sambil memandangi buah tersebut. Semuanya mencari Bo “bo” “bo” semuanya berteriak seperti itu kebingungan kemana perginya si Bo, tidak lama si Be menemukan si Bo tergeletak “lihat !! itu Bo dia sedang tertidur” semuanya berlari kea rah Be dan “astagaa, dia makan buah sebesar ini ? apa dia takkan kenapa-napa kak ?” Bu bertanya kepada Ba. “entahlah kita lihat saja efeknya ketika dia sudah bangun, cepat kalian angkat dia”. Mereka semua mengangkut Bo keluar dari hutan, ternyat mereka telah sampai di desa rakyat Space. Rakyat Space adalah rakyat yang tidak berpihak, karena mereka adalah rakyat yang miskin, sehingga terkadang mereka dibantu oleh rakyat Alphabet dan Number. “kenapa dengan...

Lima Petualang Kuadran (Bagian 1)

Di sebuah planet bernama Kuadran hiduplah seorang anak bernama Ba dia dalah anak pertama dari lima bersaudara yaitu Bi, Bu, Be, dan Bo. Ba adalah anak yang rajin bekerja dan suka melakukan hal yang tidak wajar namun tetap hala demi adik-adiknya. Orang tua mereka telah tiada karena peperangan antara kerajaan Alphabet dan Number yang menyebabkan planet Kuadran hancur sebagian, namun setelah duapuluh tahun berlalu planet kuadran dikuasai oleh raja Four, dia adalah pemimpin jahat yang berasal dari kerajaan Number dia ingin menghabiskan rakyat Alphabet demi menguasai planet Kuadran dengan rakya Number yang keji dan jahat. Suatu ketika Bo saudara paling kecil berjalan di daerah pembuangan, dia bermain dengan senangnya walaupun disana adalah tempat pembuangan, saking senangnya dia tidak sengaja menyenggol penahan dan akhirnya semua rongsokan itupun berantakan dan Bo diketahui oleh penjaga tempat itu Bo berteriak dan segera berlari ke tempat persembunyian rakyat Alphabet, secara tidak la...

Bayang: #8 Cahaya Telah Menghilang

Gambar
Kali ini hanya langit-langit kamar yang menjadi pemandanganku, menunggu seseorang tiba dalam pelabuhan dalam hati ini, mendengar indahnya lantunan nada “My Love” ya lagu yang sangat popular di kalangan remaja pada tahun 1998 hingga 2002 ya itu dimana aku masih muda, sangat-sangat muda. Aku sudah menjalani hubungan teman iya sih Cuma teman, dengan si Cahya, ya meskipun kita berdua hanya berteman tapi hubungan kita hampir gak ada jarak yang jauh, kita sangatlah dekat. Nanti sore aku berjanji dengan Cahya untuk makan di warung langganan kita berdua. Jam di dinding menunujukkan angka 7 pagi, ya dengan suasana yang dingin disertai hujan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya, aku hanya tidur dan memperhatikan seisi kamarku, aku merasakan nyamannya kamarku ini. tapi entah kenapa dengan suasana kamar yang begini aku menjadi kangen sama si Cahya. Emang sih tadi malam dia ninggal aku tidur, jadinya mungkin dia udah bangun, kucoba telpon ternyata nihil hasilnya, aku mencoba mengelab...