Lima Petualang Kuadran (Bagian 1)
Di sebuah planet bernama Kuadran hiduplah seorang anak
bernama Ba dia dalah anak pertama dari lima bersaudara yaitu Bi, Bu, Be, dan
Bo. Ba adalah anak yang rajin bekerja dan suka melakukan hal yang tidak wajar
namun tetap hala demi adik-adiknya. Orang tua mereka telah tiada karena
peperangan antara kerajaan Alphabet dan Number yang menyebabkan planet Kuadran
hancur sebagian, namun setelah duapuluh tahun berlalu planet kuadran dikuasai
oleh raja Four, dia adalah pemimpin jahat yang berasal dari kerajaan Number dia
ingin menghabiskan rakyat Alphabet demi menguasai planet Kuadran dengan rakya
Number yang keji dan jahat. Suatu ketika Bo saudara paling kecil berjalan di
daerah pembuangan, dia bermain dengan senangnya walaupun disana adalah tempat
pembuangan, saking senangnya dia tidak sengaja menyenggol penahan dan akhirnya
semua rongsokan itupun berantakan dan Bo diketahui oleh penjaga tempat itu Bo
berteriak dan segera berlari ke tempat persembunyian rakyat Alphabet, secara
tidak langsung Bo memberitahu para rakyat Number tempat persembunyian rakyat
Alphabet. Ba pun langsung mengajak lari keempat saudaranya untuk berlari
mencari tempat yang aman. “ayo semuanya cepat berlari” teriak Ba, “kita akan
kemana kak ?” Tanya Bi, “cepatlah bukan waktunya bertanya Bi” Be menyolot, Bi
melihat kea rah Be dengan mata sinis. sampailah mereka di sebuah bangunan tua,
Ba mencoba mendobrak sekuat tenaga pintu tersebut, namun Bu di sisi lain telah
menemukan pintu masuk yang terbuka lebar. Ketika mereka di dalam, seperti biasa
bangunan tua berdebu dan banyak sekali jarring laba-laba.
Ketika malam tiba Be tidak sengaja menemukan perpustakaan
yang banyak sekali buku, karena Be sangat suka sekali membaca, Be sangat
bahagia dan Ba pun ikut bahagia apabila adiknya tersebut senang sedangkan Bi,
Bu, dan Bo tidur. Ba mencari sesuatu yang berguna di gedung tersebut. Banyak
barang barang aneh disini tapi dia berhasil menemukan pedang bersimbolkan
planet Kuadran. Telah berganti hari tiba-tiba pasukan Number datang secara
serentak membuat kelima saudara ini kaget dan terbangun segera mencari tempat
persembunyian. Mereka melihat pasukan Number membuka portal kebawah tanah yang
dibawahnya terdapat sebuah ruangan yang berisi laboratorium senjata dan peralatan perang yang canggih.
“woooaaahh” nada Bu kagum dia adalah anak yang cerdas di keluarga ini dia
sangat kagum dengan laboratorium itu. “kau bisa membuatkan kami berlima senjata
perang Bu”, kata Bu bahagia melihatnya. “iya pasti akan kubutakan santai saja
Bo”, Bu berkata seolah olah dia berada di surge. “merunduk !!” Ba mengagetkan
mereka berempat. Setelah semua pasukan telah pergi “kalian ini bagaimana sih ?
terutama Bu sama Bo kalian tau kan kalau kita ditemukan oleh mereka tadi ? kita
bisa mati”, Ba marah lepada Bu dan Bo. “iya maafkan kami kak” Bu dan Bo berucap
bersama. “Bu cepat cari jalan masuk ke laboratorium gunakan kecerdasanmu untuk
menyelamatkan kita”, perintah Ba. “siap kak”. Bu berhasil menemukan jalan masuk
ke laboratorium tersebut dan Ba memerintahkan Bu untuk cepat bekerja supaya tidak
ketahuan oleh rakyat Number. Setelah beberapa jam yap ternyata tidak salah Bu
sangatlah cerdas dia mampu membuat jubah dan senjata yang bermacam untuk
keluarganya. Tapi tak lama tiba-tiba alarm laboratorium tersebut berbunyi dan
keluarlah robot-robot penjaga laboratorium tersebut dan menyerang kelima
bersaudara tersebut, pada awalnya mereka kesulitan menghadapi robot-robot
tersebut Bo hampir mati namun Bi menyelamatkannya. Dan tak lama kemudian Ba
akhirnya mengeluarkan pedang yang ia temukan tadi malam untuk mengalahkan
robot-robot tersebut. “ayo cepat kita pergi dari sini, sekarang tidak aman
disini” ternyata diluar telah ditunggu mereka oleh tentara Number dan mereka
berlima pun melawan mereka dengan mudah menggunakan senjata dari Bu. “kak, kita
haru cepat keluar dari planet ini dan mencari planet lain untuk singgah”. Ba
menatap langit dan... “petualangan kita dimulai !!”.
Komentar
Posting Komentar