Kenangan Manis: Malam Tarawih


Malang, oktober 2006
Sawojajar, ba’da isya

Apasih yang ditunggu anak kecil ketika waktu puasa selain saat buka puasa ? tentu saja ketika waktu tarawih selain bisa bermain ketika waktu malam bisa juga berkumpul bercanda ria waktu sholat tarawih, tentunya di shaf paling belakang ya.
Selesai isya’ paling sering yang dilakuin adalah bermain petak umpet sekalian menunggu waktu tarawih atau hanya sekedar bercanda ria di pos kamling di tengah-tengah kampung dengan udara malam yang dingin tetapi tetap hangat ketika bisa bercanda dan bermain dengan teman-teman.
Ketika masuk waktu tarawih langsung bubar menuju musholla. dikaarenakan ukuran yang terbatas sedangkan yang sholat berjubel sering sekali didepan musholla digelar karpet tambahan untuk anak-anak yang memang bandel, sering juga kita meninggalkan sholat tarawih untuk bermain-main diluar area musholla.
Malam itu dimulai dengan sholat tarawih dengan 8 rakaat, seperti biasa sudah banyak orang yang pulang walaupun masih banyak yang masih lanjut tarawih berjamaah hingga 23 rakaat, kita sebagai anak-anak ikut selesai 8 rakaat namun pulangnya ikut 23 rakaat, karena setelah itu kita bermain dimulai dengan ABC 5 dasar di halaman musholla, ketika kita udah mulai rame. Ketika udah mau dimarahin kita kabur menuju pos kamling untuk bermain petak umpet, sering juga kita sembunyi tapi sebenernya gak sembunyi tapi malah pulang.
Ketika berjalan normal, melihat orang tua kita berjalan keluar musholla kita sok manis berjalan bersama menuju rumah, tanpa merasa bersalah kalau kita tidak ikut sholat tarawih.
-Sweet memories-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepeda Tua (Bagian Kedua) : Jauh Disana

H.E.R.O

Sepeda Tua (Bagian Pertama) : Manis Pahit